Kemarin Sabtu (7/9/2019) pada jam 7 malam, film Warkop DKI Reborn ditayangkan serentak di sejumlah bioskop tanah air. Mega premier film ini digelar bebarengan dengan hari jadi Warkop DKI yang ke-46. Film ini berhasil menarik banyak penonton. Terbukti tiket sudah habis di hari pertama presale. Kebanyakan dari mereka rela memesan secara online tepat tengah malam agar bisa mendapatkan tiket. Rata-rata penonton termasuk saya sendiri datang ke bioskop bersama keluarga karena memang film Warkop DKI merupakan film komedi yang cocok ditonton bersama keluarga. Selain karena film ini merupakan film yang cocok ditonton bersama keluarga, saya mengajak suami dan anak saya menonton film ini dengan alasan harga tiketnya yang murah (baca selengkapnya Pengalaman Mengajak Anak Menonton Film di Bioskop Pertama Kali). Harga tiket yang dijual saat presale hanya lima ribu rupiah saja. Penonton bisa dengan mudah membeli tiket secara online melalui aplikasi tix ID, BookMyShow, dan beberapa aplikasi lainnya.
![]() |
| tiket nonton film Warkop DKI Reborn di Grand City Surabaya |
Film Warkop DKI Reborn ini merupakan film yang dibuat untuk mengenang kembali Warkop DKI. Indro, salah satu pemain asli Warkop DKI ikut andil berperan sebagai aktor di film ini. Sedangkan para aktor yang memerankan Dono, Kasino, Indro merupakan aktor muda yang cukup ternama. Mereka adalah Aliando, Adipati Dolken, dan Randy Danistha. Film ini diawali dengan animasi kartun yang cukup menarik. Setelah animasi berakhir, film dilanjutkan dengan cerita komedi dari para aktor Dono, Kasino, Indro yang sedang direkrut sebagai detektif.
Hal yang pertama kali membuat saya kagum adalah akting para pemain terutama aktor yang memerankan Dono, Kasino, Indro. Akting mereka sangat mirip dengan pemain aslinya sampai-sampai saya jadi teringat dengan film Warkop DKI jaman dulu. Waktu saya kecil, saya memang sangat menyukai film-film dari Warkop DKI. Film mereka selalu membuat saya terhibur. Awalnya saya meragukan beberapa aktor di film ini yang saya rasa hanya jual "tampang" saja. Ternyata saya salah. Saya cukup puas dengan akting mereka. Terlebih dengan make up dan kostum para aktor yang sangat mendukung. Sayangnya, jalan cerita yang ditampilkan kurang menarik. Jalan ceritanya kurang begitu jelas menurut saya. Jalan ceritanya terkesan terlalu dipaksakan. Akan tetapi kekurangan tersebut dapat tertutupi dengan unsur komedi yang memang cukup menghibur serta akting para aktor yang sangat baik.
Satu hal lagi yang membuat saya sedikit kecewa adalah film ini dibagi dua part. Padahal durasi film ini sudah cukup lama, sekitar dua jam. Ketika saya ditanya tentang jalan ceritanya, saya juga cukup bingung karena ceritanya itu-itu aja. Memang film ini merupakan film komedi tetapi terlalu banyak komedi yang dihadirkan sehingga seakan-akan melupakan jalan cerita yang bagus dan menarik penonton. Mereka lebih menonjolkan komedinya saja tanpa melihat jalan ceritanya. Secara keseluruhan bisa dikatakan film ini cukup menghibur. Saya berharap kedepannya film Warkop DKI bisa lebih bagus lagi. Kualitasnya bisa setara dengan film Warkop DKI yang asli atau bisa jadi lebih bagus daripada film terdahulunya tersebut. Saya rasa kualitas para aktor sudah cukup mumpuni. Tinggal jalan ceritanya saja yang perlu diperhatikan lagi. Maju terus perfilman Indonesia. Semoga kualitas film Indonesia bisa lebih bagus lagi.



0 Komentar