Proses Melewati Baby Blues, Kita Tidak Sendiri, ibuknyawening
Pengalaman baby blues kerap dialami oleh ibu yang baru melahirkan. Baby blues bisa dirasakan akibat rasa lelah, sedih, dan khawatir (baca selengkapnya Pengalaman Baby Blues dan Beberapa Faktor Penyebabnya). Melewati baby blues memang tidaklah mudah. Saya merasakan betapa menyakitkannya pengalaman saya setelah melahirkan. Saya mulai merasa sedih dan khawatir yang berlebihan. Saya juga mulai merasa kelelahan. Demi melewati baby blues dan agar tidak bertambah parah, segala hal saya lakukan. Saya mulai mencari kebahagiaan saya sendiri termasuk meminta dukungan orang terdekat.

Meminta Dukungan Suami

Pada suatu titik, saya merasa lelah dan tidak bisa menanggungnya sendiri. Saya mulai menceritakan perihal kesedihan dan kelelahan saya kepada suami. Bahkan saya mulai menyatakan protes kepada suami berharap ia lebih memperhatikan saya lagi. Dari sanalah suami tahu, bahwa saya butuh sekali dukungannya. Pelukannya dan dukungannyalah yang akhirnya membuat saya kuat. Ia menjadi tempat saya berkeluh-kesah. Ketika saya merasa ASI saya kurang dan ketika saya ragu apakah harus tetap memberikan ASI, suami saya yang paling meyakinkan saya bahwa saya bisa melewatinya.

Mulai Mencari Kebahagiaan Saya

Setelah tahu saya sedikit merasa depresi, suami akhirnya membawa saya dan Wening jalan-jalan. Walaupun memang saat itu Wening belum berumur satu bulan, tapi ia sudah membawa kami jalan-jalan di sekitar rumah. Hal ini mungkin terlihat sepele, namun saya mulai merasa bahagia lagi. Selain itu, saya mulai menyibukkan diri dengan menonton drama korea, mulai berjualan online lagi agar aktivitas saya tidak melulu tentang anak saja.

Melanggar Pantangan Terutama Tentang Makanan dan Minuman

Berbagai pantangan setelah melahirkan membuat saya merasa selalu dibatasi. Akhirnya saya melanggar pantangan tersebut. Salah satunya, saya makan apapun yang saya mau sehingga saya merasa bahagia. Ternyata saat saya melakukan hal ini, ASI saya justru mulai bertambah banyak. Saya pun mulai bersemangat kembali setelah mengetahui ASI saya mulai lancar dan berat badan Wening pun semakin bertambah.

Mencari Cara Agar Dapat Menyusui dengan Nyaman

Awalnya saya memang merasa tidak nyaman bahkan ketakutan setiap kali menyusui, namun saya mulai belajar tentang proses pelekatan yang dapat meminimalisir rasa sakit saat menyusui. Saya juga mulai belajar menyusui sambil tidur sehingga saya tidak perlu begadang lagi setiap kali Wening mau menyusui di malam hari. Saya bisa menyusui sembari tidur. Wening pun dapat menyusui dengan nyaman dan aman.

Mensyukuri Anugerah Lewat Adanya Anak

Keberadaan Wening mulai saya syukuri kembali. Saya mulai mengingat bagaimana perjuangan saya demi mendapatkan anak. Walaupun perjuangan saya tergolong biasa dibandingkan calon ibu lainnya, tapi saya sangat bersyukur bisa segera dikaruniai seorang anak. Saya mulai sering melihat Wening, memperhatikan setiap perkembangannya, mensyukuri setiap pertumbuhan yang ia tunjukkan. Saya mulai melihat orang lain yang bisa jadi tidak seberuntung saya. Wening lahir menjadi anak yang sehat dan tanpa kurang satu apapun. Saya bersyukur bisa memilikinya terlebih lagi saya mulai bisa menikmati aktivitas baru saya sebagai seorang ibu.

Saat menyadari baby blues itu datang, sebaiknya pertama yang harus dilakukan adalah meminta dukungan suami. Pada dasarnya memang kita tidak sendiri. Suami ikut peduli dengan caranya sendiri. Bisa jadi ia tidak tahu cara menunjukkan rasa peduli tersebut. Kitalah yang harus memintanya sendiri. Dukungan dari suami cukup berpengaruh besar bagi psikologi seorang ibu. Percayalah kita tidak sendiri. Ada suami, ada keluarga yang memberikan dukungan kepada kita dan siap membantu kita. Hal yang terpenting jangan pedulikan omongan orang lain. Carilah kebahagiaan kita sendiri. Seorang ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Ikuti naluri sebagai seorang ibu agar dapat melakukan hal yang terbaik untuk anak. Apabila perlu bisa juga melihat orang-orang yang tidak seberuntung kita agar kita bisa lebih merasa bersyukur. Anak adalah anugerah yang seharusnya kita jaga. Rasa sakit dan lelah tidak akan bertahan lama. Nantinya rasa lelah akan berbuah kebahagiaan ketika dapat melihat anak tumbuh dengan baik. Pada saatnya nanti bahkan anak bisa jadi tidak membutuhkan pertolongan kita lagi. Nikmati hari ini untuk bisa melihat kebahagiaan anak nanti.