Cara Membiasakan Jam Tidur Pada Anak, ibuknyawening
Membiasakan anak untuk bisa tidur tepat waktu biasanya menjadi masalah yang cukup merepotkan. Ketika jam tidur tiba, anak biasanya akan sulit diajak tidur. Dengan alasan sedang asyik bermain, anak tidak mau diajak tidur walaupun sebenarnya ia sudah merasa mengantuk. Bahkan beberapa anak akan lebih rewel ketika waktu tidur tiba. Ia ingin sekali bermain tetapi rasa kantuk seolah membatasinya sehingga ia kesal dan menjadi rewel. Mengajak anak tidur terkadang menjadi konflik antara ibu dan anak. Ibu akhirnya merasa marah karena anak tidak kunjung tidur. Sebenarnya hal ini tidak akan terjadi apabila orang tua membiasakan jam tidur anak sejak dini. Demi bisa membiasakan jam tidur pada anak, orang tua bisa melakukan beberapa cara ini.

Atur Jam Tidur Anak Sejak Bayi

Sejak bayi, usahakan untuk mengatur jam tidur anak. Tetapkan jam berapa anak harus sudah tidur. Misalnya, anak tidur siang jam dua belas siang lalu tidur malam jam delapan malam. Ketika jam tidur tiba usahakan langsung mengajak anak tidur. Apabila kita sudah mengatur jam tidurnya sejak bayi, anak akan terbiasa dan ketika sudah agak besar secara otomatis ia pun terbiasa tidur pada jam tersebut tanpa perlu dipaksa lagi.

Mengajak Ke Kamar Minimal Setengah Jam Sebelum Jam Tidur

Untuk membiasakan jam tidur pada anak, usahakan untuk tidak terlalu memaksakannya. Usahakan untuk tidak mengajaknya langsung saat jam tidur tiba. Kita bisa mengajaknya ke kamar setengah jam sebelum jam tidur sehingga dia memiliki waktu untuk bermain terlebih dahulu di kamar atau bahkan bercerita bersama kita. Setelah lelah, biasanya dia lama kelamaan akan tertidur dengan sendirinya.

Matikan Lampu Ketika Jam Tidur

Pada saat jam tidur tiba, usahakan untuk mengajak anak ke kamar lalu mematikan lampu sehingga ia tahu bahwa sudah waktunya dia untuk tidur. Anak belum paham tentang waktu. Jadi, berikan pemahaman secara tidak langsung pada anak kalau lampu kamar sudah dimatikan, tandanya sudah waktunya untuk dia tidur. Apabila ini dibiasakan sejak bayi, otak anak akan otomatis merekam bahwa lampu kamar yang dimatikan menandakan jam tidur telah tiba. Jadi, orang tua tidak perlu kesusahan menyuruh anak untuk tidur.

Bangunkan Anak Tepat Waktu

Ketika pagi tiba, usahakan untuk membangunkan anak tepat waktu. Kita bisa melakukannya dengan cara membuka jendela agar matahari masuk dan anak tahu kalau pagi telah tiba. Hal ini akan memudahkan ia untuk tidur tepat waktu juga. Kalau ia bangun kesiangan, biasanya akan menyulitkan ketika ingin mengajak anak tidur siang karena anak tidak merasa mengantuk.

Bedakan Posisi Menyusui Saat Jam Tidur

Pada saat bayi, biasanya anak akan sering meminta susu. Terkadang anak juga akan tertidur setelah kenyang minum susu. Usahakan untuk membedakan posisi menyusui agar anak bisa membedakan kapan jam tidur yang utama dan kapan jam tidur selingannya. Saat bukan jam tidur, ibu bisa menyusui dengan posisi duduk. Sedangkan saat jam tidur, ibu bisa menyusui dengan posisi tidur di tempat tidur. Perbedaan ini nantinya akan memudahkan anak mengenali jam tidurnya yang sebenarnya.

Berikan Sounding Kepada Anak

Sebelum jam tidur tiba, usahakan untuk memberikan sounding kepada anak bahwa ia harus tidur. Berikan ia waktu sebentar untuk menikmati waktu bermainnya. Sehingga ketika jam tidur tiba, ia akan dengan mudah diajak untuk berhenti bermain dan langsung tidur. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengatakan sisa waktu yang dapat digunakannya untuk bermain. Misalnya, katakan pada anak bahwa setengah jam lagi ia harus tidur dan berhenti bermain. Ingatkan anak secara berkala sehingga ia dapat mengerti kapan waktunya untuk berhenti bermain. Jadi, ia dapat menikmati sisa waktunya tersebut terlebih dahulu sebelum tidur. Selain itu, ajak anak untuk pipis di kamar mandi terlebih dahulu. Berikan sounding juga. Katakan setelah pipis, anak harus segera tidur sehingga ia tahu bahwa sudah waktunya dia untuk tidur. Pipis sebelum tidur juga akan membuat anak lebih mudah tidur. Biasanya anak akan gelisah karena ingin pipis (baca selengkapnya Kiat-kiat Sukses Toilet Training Sebelum Anak Berumur Dua Tahun).

Membiasakan sesuatu yang baik dan teratur memang harus dilakukan sejak dini. Hal ini tidak bisa dipaksakan atau secara mendadak dilakukan. Membiasakan sesuatu kepada anak harus dilakukan secara bertahap. Kita harus lebih sabar karena pada akhirnya setelah anak sudah mulai terbiasa, semua bisa menjadi lebih mudah. Kita tidak perlu lagi mengalami konflik dengan anak setiap kali jam tidur tiba. Setelah terbiasa nanti, anak bahkan mengajak orang tua tidur ke kamar pada saat jam tidur tiba. Waktu tidur tidak akan lagi menjadi waktu yang paling menyebalkan bagi anak karena memang sudah dibiasakan di dalam dirinya bahwa ia harus tidur pada jam-jam tersebut.