Berenang merupakan salah satu olahraga yang menyenangkan bagi anak-anak. Biasanya anak sangat suka apabila diajak bermain air. Dulu ketika Wening berusia enam bulan, saya pernah mengajak Wening ke baby spa. Di sana Wening dipijat oleh seorang terapis berpengalaman dan diajak berenang di kolam renang baby spa. Wening terlihat sangat senang berenang di sana (baca selengkapnya Beberapa Manfaat Baby Spa). Saya dan suami sempat beberapa kali ingin mengajak Wening berenang ke kolam renang umum tapi urung karena belum ada waktu untuk ke sana. Saat Wening berumur dua tahun kemarin, saya dan suami mengajak Wening berenang ke kolam renang Jala Krida Tirta Surabaya (baca selengkapnya Kolam Renang Jala Krida Tirta Surabaya, Aman dan Nyaman Berenang Bersama Keluarga). Beberapa hal sudah kami siapkan untuk mengajak Wening berenang, yaitu:
Mempersiapkan Baju Renang
Hal yang paling penting adalah mempersiapkan baju renang. Anak-anak biasanya akan merasa senang ketika dia memiliki baju renang. Dia akan merasa senang dan jadi ingin berenang menggunakan baju renang tersebut. Pada hari itu, kami bersiap-siap berangkat ke kolam renang sekitar jam enam pagi. Saya membangunkan Wening sambil menunjukkan baju renang yang akan dia pakai, ia sangat bersemangat dan langsung bangun dari tidurnya. Baju renang tersebut langsung saya pakaikan lalu saya dobeli dengan baju, celana, dan jaket. Hal ini saya lakukan agar Wening tinggal melepas baju, celana, dan jaketnya saja sesampainya di kolam renang nanti.
Membawa Baju dan Pakaian Dalam Ganti
Saya menyiapkan baju ganti dan pakaian dalam ganti untuk dipakai Wening setelah selesai berenang. Hal ini penting dan tidak boleh terlupakan. Untuk baju ganti saya cukup menyiapkan baju yang Wening pakai saat berangkat berenang. Sedangkan di dalam tas, saya hanya menyiapkan pakaian dalam untuk gantinya saja.
Membawa Handuk dan Perlengkapan Mandi
Setelah berenang, pastinya anak harus mandi terlebih dahulu. Jadi siapkan handuk dan perlengkapan mandi, seperti sabun dan sampo agar anak bisa mandi dengan bersih setelah berenang. Siapkan juga minyak telon agar anak tidak masuk angin karena kedinginan sehabis berenang.
Membawa Bekal Makanan dan Susu
Setelah berenang, anak akan merasa sangat lapar. Sebaiknya siapkan bekal makanan dan susu agar anak tidak kelaparan. Saya melihat ketika selesai berenang, nafsu makan Wening bertambah. Dia makan lebih lahap. Jadi, berenang bisa dikatakan dapat menambah nafsu makan anak. Kita tidak boleh melewatkan kesempatan seperti ini. Apalagi anak seperti Wening yang nafsu makannya naik-turun dan sedang berusaha menaikkan berat badan serta tinggi badan. Kesempatan seperti ini sangat jarang terjadi. Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk mengajak anak makan dengan porsi yang cukup banyak (baca selengkapnya Proses Panjang Mengatasi GTM (Gerakan Tutup Mulut) Pada Anak).
Persiapan Saat Masuk Ke Dalam Kolam Renang
Pada saat pertama kali mengajak anak berenang, sebaiknya jangan langsung memasukkan anak ke dalam kolam renang. Perhatikan beberapa tips ini ketika akan mengajak anak berenang pertama kali agar anak tidak trauma berenang di kolam renang umum yang memang terasa lebih besar dan luas bagi anak.
- Memberikan Sounding Kepada Anak Sebelum mengajak Wening berenang, saya memberikan sounding kepada Wening. Saya memberitahukan padanya bahwa saya akan mengajak dia berenang ke kolam renang. Saya dan suami mengatakan bahwa berenang itu menyenangkan seperti halnya bermain. Saya menunjukkan baju renang yang akan ia pakai nanti. Ia sangat senang melihat baju renang yang saya belikan untuknya. Ia terlihat tidak sabar memakainya. Sebelum berangkat, saya juga mengingatkan dia kalau saya akan mengajak dia berenang agar ia tahu dan siap. Sebelum masuk ke kolam renang, saya dan suami juga mengatakan bahwa Wening akan diajak berenang di dalam kolam renang sambil menunjuk kolam renang yang dimaksudkan.
- Mengenalkan Kolam Renang
Sebelum masuk ke dalam kolam renang, suami saya mengajak Wening bermain air di pinggir kolam renang. Dia berjalan di pinggiran kolam renang yang airnya sedikit sambil berjalan-jalan. Setelah itu, suami mengajak Wening duduk di pinggir kolam sambil bermain air. Perlahan-lahan suami mengajak Wening masuk ke dalam kolam renang.
Wening berjalan-jalan di tepi kolam renang

Wening duduk di pinggir kolam renang
- Tahap Mengajak Anak Berenang
Ketika masuk ke dalam kolam renang, Wening terlihat sedikit takut dan tidak mau apabila badannya terkena air. Perlahan suami berusaha meyakinkan Wening. Suami menggendong Wening sambil berkeliling di dalam kolam renang sambil mengajaknya bermain air. Ia terlihat sangat senang karena bisa bermain air. Ia sempat melihat dan memperhatikan anak lain yang sedang berenang.
Wening masih agak takut saat pertama kali masuk ke dalam kolam renang
Perlahan ia akhirnya mau memasukkan badannya ke dalam kolam renang dan tidak lama pun ia mau diajak berenang. Suami memegangi badannya dan ternyata kaki Wening refleks mengapung. Ia akhirnya mau diajak berenang bahkan kaki, tangan, dan badannya mengarahkan sendiri mau berenang ke arah mana. Suami hanya mengikutinya saja.
Wening bermain air bersama Ayah
Pada tahap ini, anak sudah tidak merasa takut lagi bahkan Wening sangat menyukainya. Ketika diajak naik, ia pun minta berenang lagi. Wening yang awalnya takut untuk masuk ke kolam renang akhirnya bisa berani berenang di kolam renang. Itu semua harus dilakukan secara bertahap. Saya dan suami memilih tidak membelikan ia pelampung karena merasa pelampung akan membuat ia tidak leluasa berenang. Suami memilih untuk memegangi badan Wening sendiri sehingga Wening juga bisa merasakan sensasi berenang secara langsung.
Wening sudah berani berenang di dalam kolam renang
Tahapan tersebut harus dilakukan dengan sabar. Kita tidak boleh memaksakan anak agar ia tidak trauma. Sebaiknya tunggu sampai anak benar-benar siap dan mau untuk masuk ke dalam kolam renang. Berenang tentunya memiliki banyak manfaat, yaitu dapat meningkatkan fungsi jantung, melatih pernafasan, membakar kalori, mengurangi stres, menambah tinggi badan, membentuk dan menguatkan otot. Berenang sangat menyehatkan tubuh. Berenang merupakan olahraga yang tentunya juga bisa sangat menyenangkan bagi anak. Manfaatnya sangat baik terutama untuk anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Kegiatan berenang bisa dilakukan rutin setiap bulan. Hal ini dapat merekatkan hubungan orang tua dan anak juga (baca selengkapnya Membangun Kedekatan dengan Anak). Kegiatan berenang bisa menjadi alternatif liburan dan hiburan bagi keluarga. Jangan lupa untuk selalu mempersiapkan hal-hal yang penting yang juga harus dibawa ketika akan mengajak anak berenang. Pastikan anak siap dan benar-benar mau diajak berenang bersama-sama agar berenang menjadi hal yang benar-benar menyenangkan bagi anak dan manfaatnya pun dapat dirasakan bersama-sama.


0 Komentar