Setiap orang tua tentu menginginkan kemajuan di setiap perkembangan anaknya. Apalagi apabila melihat anak seusianya sudah bisa melakukan hal-hal yang sekiranya belum bisa dilakukan anak kita sendiri. Biasanya orang tua akan cenderung merasa khawatir takut ada sesuatu yang salah sehingga anaknya belum bisa menunjukkan perkembangan seperti anak-anak seusianya. Sebelum Wening berumur setahun, saya tidak pernah merasa khawatir karena perkembangan Wening bisa dikatakan sesuai dengan usianya saat itu. Ia bisa tengkurap, merayap, merangkak, duduk sendiri, dan bahkan berdiri dengan cara berpegangan sesuai dengan usianya. Namun, setelah mencapai usia setahun ia tidak menunjukkan perkembangan pada kemampuan berjalan. Ia hanya bisa berjalan sambil memegang tembok dan benda lainnya. Namun, ia sangat takut apabila pegangannya harus dilepas. Demi mengasah kemampuan berjalannya, saya telah melakukan banyak hal termasuk mencari tahu perihal stimulasi apa yang dapat saya berikan agar Wening segera bisa berjalan.
Belajar Berjalan dengan Cara Dititah
![]() |
| Wening dititah ayah |
Belajar Berdiri Sendiri
![]() |
| Wening belajar berdiri |
Belajar Berjalan dengan Alat Bantu Push Walker
![]() |
| push walker Bright Star |
Memberikan Sounding Kepada Anak
Saya melihat bahwa Wening sebenarnya sudah bisa berjalan namun ia ragu apabila tangannya harus dilepaskan. Jadi, saya selalu meyakinkan dia dan memberikan pengertian bahwa dia bisa melakukannya. Sounding saya lakukan terus menerus hingga ia memiliki kepercayaan diri. Setelah memiliki kepercayaan diri, ia pun berani untuk berdiri dan berjalan sendiri tanpa bantuan apapun.
Melatih Anak Berjalan dengan Cara Menendang Bola
Pada saat Wening sudah mulai bisa berjalan sendiri, saya mulai memberikan stimulasi kepada Wening dengan cara bermain menendang bola. Ia akan senang mengikuti arah bola. Awalnya langkah berjalan Wening cuma sampai sekitar tiga langkah saja. Semakin lama langkahnya akan semakin banyak karena tanpa sadar dia berjalan sambil mengejar bola.
Demi memperoleh kemampuan berjalan, Wening memerlukan stimulasi dan sounding berbulan-bulan. Ia baru bisa lancar berjalan ketika berusia 16 bulan. Memang sebenarnya anak memiliki waktu sendiri dalam mencapai setiap kemampuannya. Namun terkadang kita sebagai orang tua merasa khawatir ketika melihat anak seusianya sudah bisa melakukan hal-hal yang belum bisa anak kita lakukan dan terutama ketika orang terdekat sudah mulai mempertanyakan kemampuan anak kita yang bisa dikatakan tertinggal daripada anak lainnya. Saya rasa orang tua tidak perlu terlalu cemas, tetap berikan stimulasi dan sounding, berikan kepercayaan penuh kepada anak sehingga anak juga bisa percaya diri. Setiap anak juga pasti berusaha namun waktunya saja yang berbeda-beda. Ada yang lebih cepat, ada yang sesuai usianya, dan juga ada yang sedikit terlambat.
Batas usia berjalan pada anak adalah umur 18 bulan. Ketika anak sudah berumur 18 bulan, sebaiknya periksakan ke klinik tumbuh kembang anak agar anak bisa diberikan terapi-terapi khusus. Pada saat itu, saya memang ingin membawa Wening ke klinik tumbuh kembang anak tapi karena umurnya belum 18 bulan, saya akhirnya menunda niat tersebut. Saya memutuskan membawanya ke tukang pijat ternama di daerah rumah saya. Setelah rutin pijat di sana, sembari tetap memberikan sounding dan stimulasi tentunya, Wening akhirnya bisa berjalan sebelum berumur 18 bulan. Sekarang ia bahkan bisa jalan-jalan dengan jarak yang agak jauh tanpa perlu digendong. Ia lebih memilih untuk berjalan sendiri terutama ketika ingin pergi ke warung, supermarket, posyandu, atau bahkan ketika jalan-jalan di mall.
Melihat Wening bisa berjalan lancar merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya dan suami saya. Kami bersyukur dapat melewatinya. Percayalah masa sulit itu akan cepat berlalu, berganti dengan rasa syukur. Bisa jadi orang tua lain menganggap anak yang bisa berjalan itu hal yang biasa. Tapi bagi kita bisa menjadi hal yang luar biasa membahagiakan. Tetap berikan kepercayaan kepada anak. Percayalah dia dapat melewatinya. Kita hanya perlu mendoakan dan memberikan stimulasi yang terbaik untuknya. Jangan lupa berikan pujian dan tunjukkan ekspresi bahagia setiap kali ia berhasil melakukan sesuatu. Ketika ia terjatuh juga berikan semangat agar ia tidak mudah menyerah untuk belajar melakukannya
Batas usia berjalan pada anak adalah umur 18 bulan. Ketika anak sudah berumur 18 bulan, sebaiknya periksakan ke klinik tumbuh kembang anak agar anak bisa diberikan terapi-terapi khusus. Pada saat itu, saya memang ingin membawa Wening ke klinik tumbuh kembang anak tapi karena umurnya belum 18 bulan, saya akhirnya menunda niat tersebut. Saya memutuskan membawanya ke tukang pijat ternama di daerah rumah saya. Setelah rutin pijat di sana, sembari tetap memberikan sounding dan stimulasi tentunya, Wening akhirnya bisa berjalan sebelum berumur 18 bulan. Sekarang ia bahkan bisa jalan-jalan dengan jarak yang agak jauh tanpa perlu digendong. Ia lebih memilih untuk berjalan sendiri terutama ketika ingin pergi ke warung, supermarket, posyandu, atau bahkan ketika jalan-jalan di mall.
Melihat Wening bisa berjalan lancar merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya dan suami saya. Kami bersyukur dapat melewatinya. Percayalah masa sulit itu akan cepat berlalu, berganti dengan rasa syukur. Bisa jadi orang tua lain menganggap anak yang bisa berjalan itu hal yang biasa. Tapi bagi kita bisa menjadi hal yang luar biasa membahagiakan. Tetap berikan kepercayaan kepada anak. Percayalah dia dapat melewatinya. Kita hanya perlu mendoakan dan memberikan stimulasi yang terbaik untuknya. Jangan lupa berikan pujian dan tunjukkan ekspresi bahagia setiap kali ia berhasil melakukan sesuatu. Ketika ia terjatuh juga berikan semangat agar ia tidak mudah menyerah untuk belajar melakukannya





0 Komentar