Hidup adalah pilihan. Sejak kecil, kita selalu dihadapkan dalam banyak pilihan. Dari hal paling kecil sampai hal yang paling besar yang pastinya dapat mempengaruhi kehidupan kita. Pilihan terbesar saat sudah menjadi istri dan sedang mengandung anak pertama adalah saya harus memilih untuk berhenti bekerja demi kesehatan janin dalam kandungan. Sebagai seorang ibu saya selalu mementingkan kesehatan keluarga. Pilihan yang sangat sulit memang. Sudah sekitar setahuh bekerja di tempat yang menurut saya cukup nyaman karena dikelilingi dengan anak-anak yang banyak membutuhkan perhatian khusus. Berat rasanya meninggalkan mereka. Namun saya harus tetap memilih. Kondisi kandungan saya tidak memungkinkan untuk bisa melanjutkan pekerjaan saya saat itu. Namun yang paling penting suami saya selalu mendukung saya di saat apapun.
Pilihan berhenti bekerja yang saya ambil tidak membuat saya serta merta berhenti mencari peluang lain. Saya tetap berusaha untuk mencari penghasilan walaupun hanya dilakukan di rumah. Saya ingin menjadi pribadi yang Berani Lebih Baik, mengambil setiap kesempatan yang bisa saya lakukan. Sebelum menikah, saya dan suami membangun online shop buku bersama-sama. Namun sejak kami bekerja, usaha tersebut sempat terbengkalai. Kami memiliki kegemaran yang sama, yaitu membaca buku jadi buku yang sempat kami beli untuk di jual tersebut akhirnya menjadi koleksi pribadi kami. Akhirnya saat saya harus berhenti bekerja, saya mulai membangun lagi usaha online shop yang sempat terbengkalai tersebut.
Membangun usaha online shop buku memang tidak mudah karena ketertarikan masyarakat dengan membaca buku sangatlah kecil. Segala macam bacaan pun kini sudah bisa dibaca melalui HP. Namun masih ada orang-orang yang lebih suka membaca buku langsung dan mengoleksinya. Terlebih lagi untuk orang tua yang ingin memfasilitasi buku bacaan untuk anak. Saat itu saya mulai berjualan boardbook untuk bacaan anak-anak. Buku bacaan menjadi salah satu alat untuk membantu para orang tua menghindarkan anak-anak mereka dari gadget. Di jaman sekarang ini memang gadget menjadi masalah utama para orang tua. Banyak anak yang kecanduan gadget. Untuk mengatasinya, memberikan buku bacaan bisa mengalihkan perhatian anak terhadap gadget. Maka dari itu, usaha online shop saya saat itu mulai berkembang. Saya yang awalnya hanya berjualan melalui facebook, akhirnya mulai berjualan melalui marketplace. Cukup mudah saya hanya perlu upload produk tersebut satu kali saja dan pembeli akan berdatangan langsung. Pada saat itu berkat marketplace, penjualan buku saya meningkat. Namun setelah melahirkan, saya harus memilih untuk fokus ke anak saya terlebih dahulu. Usaha online shop saya pun sementara waktu harus saya tinggalkan dulu. Seperti yang saya katakan di awal, hidup adalah pilihan. Saya harus tetap memilih.
Berbagai pilihan sulit selalu saya hadapi terlebih sejak menjadi seorang ibu. Saya harus terus mendahulukan anak daripada yang lainnya. Kesehatan keluarga menjadi salah satu perhatian saya. Sebagai seorang ibu, saya harus memperhatikan segala hal yang terbaik untuk keluarga saya termasuk perihal keuangan keluarga. Sebagai ibu pintar, kita harus bisa mengatur keuangan keluarga agar bisa tetap stabil antara pemasukan, pengeluaran, dan tabungan. Sedikit tips dari saya saat mengatur keuangan keluarga, yaitu
1. Lakukan perencanaan general untuk mengatur pos pemasukan
2. Buat budget rutin
3. Awasi arus pengeluaran dengan cara membagi jumlah yang dipakai untuk sehari-hari, hal mendadak, dan sisihkan sisanya untuk tabungan keluarga
4. Berusaha mencari pemasukan dan peluang lain agar dapat bisa memutar uang pemasukan keluarga. Hal ini bisa dilakukan dengan cara berjualan online maupun berinvestasi
5. Lindungi aset keluarga dan keluarga dengan asuransi khusus
Sebagai seorang ibu rumah tangga, saya rasa mencari peluang untuk menambah pemasukan keluarga menjadi hal yang penting. Kita tidak tahu apa yang terjadi ke depannya. Jadi, sebagai antisipasi akan lebih baik bila kita memiliki pegangan penghasilan lain dari rumah yang sekaligus bisa digunakan sebagai tabungan tambahan. Ada banyak peluang yang bisa dilakukan. Apabila memiliki keahlian khusus, kita juga bisa membuka jasa yang sesuai dengan keahlian kita. Kewajiban di rumah tetap bisa dilakukan karena waktu bekerja menjadi fleksibel, bisa dilakukan kapanpun di saat luang.
Selain menambah pemasukan keluarga, melindungi aset keluarga juga penting. Hal ini sempat saya rasakan ketika akan membeli rumah. Saya sempat merasakan khawatir akan ada resiko kerusakan dengan alasan tertentu yang tidak bisa kita duga sebelumnya. Membeli rumah tidak mudah karena harganya juga tidak sedikit. Namun, rumah bisa menjadi investasi terbaik. Jadi, kita harus melindungi agar tidak ada kerugian besar untuk kedepannya. Mengasuransikan rumah menjadi pilihan yang terbaik. Tugu Insurance merupakan Asuransi Umum di Indonesia yang memberikan pilihan asuransi terbaik untuk melindungi diri, keluarga, dan aset yang kita punya. Salah satunya, asuransi yang melindungi aset rumah dan isinya dari berbagai resiko termasuk di dalamnya juga ada Asuransi Kebakaran Indonesia.
Asuransi Kebakaran Indonesia dapat memberikan jaminan terhadap kerugian dan kerusakan karena api, petir, ledakan, dan juga yang lainnya. Kita tidak dapat memprediksi hal apa yang akan terjadi ke depannya nanti. Jadi, lebih baik untuk berusaha mengantipasi sedini mungkin. Dengan adanya asuransi ini, saya lebih merasa nyaman baik ketika berada di rumah maupun di luar rumah.
Pada saat pandemi saat ini memang kita lebih banyak melakukan aktivitas di dalam rumah. Maka dari itu, kita membutuhkan proteksi khusus agar betah melakukan aktivitas selama di rumah aja. Suasana rumah yang aman dan nyaman akan membuat setiap anggota keluarga menjadi lebih betah melakukan aktivitas.
Selain proteksi rumah, proteksi diri juga penting.
Keluarga saya bisa dibilang sering keluar kota untuk mudik. Pada saat
mudik tentunya butuh proteksi diri agar bisa tetap nyaman berpergian.
Tugu Insurance juga menyediakan asuransi khusus untuk pemudik dengan
harga yang terjangkau, yaitu dengan harga mulai sepuluh ribu saja.
Keamanan dan kenyamanan keluarga harus selalu diperhatikan.
Mengantisipasi diri dengan proteksi dari Asuransi Umum merupakan langkah
terbaik yang saya dan suami saya pilih karena kami ingin Bersama untuk
Melangkah Lebih Baik. Demi keluarga yang lebih baik, kami memilih untuk
memperhatikan segala hal yang terbaik untuk keluarga kami.




0 Komentar