Tidak dapat dipungkiri, salah satu hal yang kerap membuat orang tua merasa khawatir adalah masalah nafsu makan dan berat badan anak. Entah terlalu kurus atau juga bahkan terlalu gemuk. Idealnya berat badan anak berada di garis normal. Hal ini jugalah yang pernah saya alami. Wening sempat tidak mau makan ketika berumur sekitar sepuluh bulan. Semenjak itu berat badannya pun tetap, hanya sekitar 7,5 kg saja. Hal ini berlangsung lama. Nafsu makannya kembali normal setelah ia berumur 18 bulan. Segala macam cara sudah saya lakukan hingga akhirnya Alhamdulillah nafsu makannya bisa kembali normal lagi dan berat badannya mulai naik lagi. Saya mulai bersyukur ketika berat badannya sudah melewati angka delapan. Masih kurang memang untuk usia Wening, tapi setidaknya berat badannya sudah mulai bertamah. Usaha apa saja sih yang sudah saya lakukan selama Wening memasuki masa GTM atau Gerakan Tutup Mulut? Separah apakah GTM yang dialami Wening?
Fase GTM yang Dialami oleh Wening
![]() |
| Wening saat masih kurus dan GTM |
Pendekatan Kembali Kepada Anak
Awalnya saya mulai meminta maaf kepada Wening dan berjanji untuk tidak lagi memaksakan dia dalam bentuk apapun termasuk juga saya tidak akan mengalihkan perhatian dia dengan mainan atau apapun agar dia mau menghabiskan makanan. Saya membiarkan dia makan sesukanya. Perlahan-lahan ia mulai mau disuapi makanan walaupun cuma sesuap atau dua suap, saya akan selalu berhenti ketika dia sudah tidak ingin lagi. Bertahap saya mulai membuat dia merasa kalau ia tidak diharuskan untuk makan tapi memang mau untuk makan dengan inisiatif sendiri. Memang sesuatu yang diharuskan itu membuat kita tidak merasa nyaman melakukannya bukan? Hal ini saya terapkan sampai saat ini.
Mencoba Resep Makanan yang Dapat Menggugah Selera Anak
Beberapa resep makanan yang katanya bisa untuk mengatasi GTM sudah saya coba termasuk menggunakan bubuk kaldu yang katanya juga dapat menambah nafsu makan anak. Selain itu, saya juga sampai mencoba bubur instan. Namun Wening tetap tidak mau makan. Akhirnya saya mencoba membeli bubur homemade yang dijual di dekat rumah. Ada banyak pilihan rasa dan rasanya memang enak. Walaupun saat itu umur Wening sudah setahun dan seharusnya sudah makan nasi, saya membiarkan Wening makan bubur agar bisa mengembalikan rasa senang saat makan terlebih dahulu. Sejak itu, ia mulai mau makan walaupun memang tidak pernah sampai habis. Saya tidak memaksanya untuk menghabiskan makanan karena memang ia sedang belajar untuk makan. Saya membiarkan Wening supaya ia merasa senang ketika harus makan. Lama kelamaan nafsu makannya bertambah tapi sempat berkurang lagi karena ia merasa bosan. Lalu saya mencoba memberikan nasi, makanan yang memang harusnya diberikan untuk anak seusia Wening. Awalnya memang tidak banyak yang dimakan, tapi dengan kesabaran dan ketelatenan akhirnya nafsu makannya kembali lagi. Saat mulai memberikan makan nasi itulah saya menemukan bahwa Wening suka makanan apapun yang penting ada kecap. Jadi saya sering membuatkan makanan dengan bumbu kecap. Selain itu, ia juga sangat senang makan wortel. Dia selalu lahap kalau saya memasak oseng-oseng wortel dan tempe. Dia tidak terlalu suka makan tahu jadi saya menghindari tahu untuk makanan Wening. Pada tahap ini, saya memerlukan waktu beberapa bulan sampai akhirnya tahu makanan kesukaan dan makanan yang tidak disukai Wening. Selain tentang makanan, saya juga mencoba memberikan vitamin yang cocok untuk menambah nafsu makan Wening (baca selengkapnya Vitabumin, Vitamin Penambah Nafsu Makan Anak dan baca juga selengkapnya Honeykids, Madu Untuk Menambah Nafsu Makan, Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, dan Meningkatkan Kecerdasan Anak).
Mengajak Anak Berenang
Ketika mengajak anak berenang, biasanya anak akan merasa lapar dan nafsu makannya bertambah. Hal ini juga dialami oleh Wening. Pada saat Wening berusia enam bulan, saya sempat mengajaknya ke baby spa. Di sana ia berenang di kolam khusus spa. Sepulangnya dari sana, nafsu makannya bertambah (baca selengkapnya Beberapa Manfaat Baby Spa). Hal ini juga terjadi ketika saya mengajak Wening berenang di kolam renang umum saat ia berusia dua tahun, dia sangat antusias sekali sehingga ketika selesai berenang ia akan merasa lelah dan kelaparan. Saat itu, nafsu makannya pun bertambah. Ia bahkan mau memakan tahu goreng, makanan yang sebenarnya tidak ia sukai. Bisa jadi karena rasa lapar tersebut, ia akhirnya memakan apapun yang saya berikan (baca selengkapnya Beberapa Tips dan Manfaat Mengajak Anak Berenang).
Pijat di Tukang Pijat Bayi
Walaupun sudah mulai mau makan, namun nafsu makan Wening masih belum banyak. Setiap kali makan, makanan yang masuk hanya sedikit saja. Akhirnya saya dan suami berusaha mencari tukang pijat bayi yang memang sudah terkenal keahliannya. Sejujurnya saya tidak terlalu percaya tukang pijat bayi pada awalnya. Saya ingin semua hal seperti pijat memijat pun benar-benar dilakukan tenaga ahli di rumah sakit, seperti terapis. Namun saat itu ketika badan Wening sudah sangat kurus dan saya mulai putus asa, entah mengapa saya dan suami ingat tempat pijat bayi yang pernah kami lihat di daerah kontrakan kami yang dulu. Letaknya di daerah Tanah Merah Surabaya, pijat bayi Hj. Sirat Rasidi. Pada saat itu, saya beserta suami membawa Wening ke sana. Saat pertama kali pijat di sana, Wening menangis karena mungkin efek tidak pernah dipijat sehingga badannya jadi sakit semua. Namun lama kelamaan, ia jarang menangis ketika dipijat. Bahkan setiap malam setelah dipijat, tidurnya pun nyenyak. Setelah rutin pijat di sana, nafsu makan Wening semakin bertambah dan berat badannya pun mulai naik. Ia bahkan mulai minta makan sendiri tanpa disuruh.
Menyapih Menambah Nafsu Makan Anak
Nafsu makan Wening yang sudah membaik ini mulai meningkat semenjak ia menyapih. Bahkan sebelumnya dia tidak terlalu suka minum susu formula. Satu dus susu formula isi 900 gram tidak sampai habis selama sebulan. Namun, setelah menyapih ia bisa menghabiskan susu formula isi 900 gram selama seminggu saja. Hal ini juga diimbangi nafsu makan yang banyak. Ia bisa menghabiskan satu porsi makan dewasa ketika sedang lapar. Namun sampai saat ini pun saya tidak memaksakan Wening untuk menghabiskan makanan. Saya akan memberikan sesuai permintaan Wening saja. Ketika dia bosan dan tidak terlalu nafsu makan, saya juga tidak akan memaksanya karena Wening juga sudah mulai tahu rasa lapar. Ia akan kembali minta makan ketika merasa lapar. Berat badannya pun otomatis bertambah cukup banyak. Akibat dari GTM yang berbulan-bulan, Wening memang harus mengejar ketertinggalan berat badannya. Saya sangat bersyukur dengan nafsu makan dan berat badannya saat ini.
![]() |
| Wening saat nafsu makan bertambah dan BB mulai naik |
Ada masanya ketika saya merasa putus asa. Saya rasa sebagian besar ibu juga akan merasakan hal yang sama ketika anak mengalami GTM. Namun, percayalah GTM akan segera berlalu. Lakukan apapun yang kita mampu. Semua jalan boleh kita lakukan asal itu baik untuk anak kita. Mulai intropeksi diri sehingga kita tahu kesalahan apa yang telah kita lakukan sebagai seorang ibu sehingga kita pun tahu hal apa yang harus kita lakukan untuk memperbaikinya. Saya rasa kunci utamanya adalah memperbaiki hubungan ibu dan anak sehingga anak pun bisa sesuai dengan keinginan kita tanpa perlu kita suruh lagi. Pada masanya nanti, anak akan bisa mengerti rasa lapar seperti orang dewasa. Memang ada orang yang makan untuk hidup dan ada juga yang hidup untuk makan. Tetapi yang terpenting semua orang pasti butuh makan karena adanya rasa lapar. Berikan kenyamanan saat makan sehingga anak juga bisa merasa senang dan mengerti kebutuhannya untuk makan. Tetap semangat ya moms karena GTM akan segera berlalu.




0 Komentar