![]() |
| pembukaan GLP 2019 |
"GLP 2019 yang digelar di Surabaya ini bukan sekedar nonton bareng biasa ya, tetapi akan ada acara besar lainnya di GLP 2019," ujar Victorius Tanjaya, Direktur Operasional ESID saat acara press conference di Jatim Expo Surabaya.
Bapak Victor juga berpendapat bahwa game tidak hanya dimainkan oleh anak kecil saja. Gamers bisa menjadi salah satu karir yang menjanjikan. Tak hanya menjadi pemain dalam pertandingan game, para gamers juga bisa mendapatkan peluang lain, seperti menjadi komentator battle game atau juga bekerja di perusahaan yang berhubungan dengan game.
Christian Suryadi, Direktur Pengembangan Bisnis ESID mengatakan hal yang serupa. Hobi bermain game yang ia tekuni yang akhirnya membawa ia ke pekerjaannya saat ini. Ia juga menjelaskan bahwa selama ini acara eSport lebih dominan digelar di Jakarta padahal potensi eSport ada dimana-mana termasuk Surabaya. Oleh karena itu, event eSport akhirnya digelar di Surabaya. Selain itu, ESID juga akan bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk mengadakan pertandingan eSports dan mencari potensi-potensi di bidang eSports.
Pembukaan acara GLP 2019 kali ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Bapak Rudiantara. Bapak Rudiantara mengatakan bahwa pemerintah memberikan dukungan atas kehadiran dan pertumbuhan industri eSports di Indonesia.
Antusiasme para pengunjung di acara ini sangat besar. Puluhan ribu pengunjung ikut memeriahkan acara GLP 2019 kali ini. Tidak hanya menonton dan mendukung battle game yang diadakan, pengunjung juga ikut berfoto dengan para cosplayer. Cosplayer yang meramaikan acara ini ada sekitar 75 orang yang dinilai oleh tiga juri yang merupakan mantan pemenang Cosplay, salah satunya Punipun7. Selain itu, beberapa komunitas dan pemain game terkenal juga ikut meramaikan acara ini.
#GamersLandParty #SuaraGamers #ESID
![]() |
| meet and great mantan pemenang cosplay |







0 Komentar